Cyber Terorist dalam Sistem Jaringan Komputer

Posted: October 26, 2009 in TUGAS JARKOMP LANJUT (4IA12)
Tags: , , , , , , , , , ,

Pada tugas Jaringan Komputer Lanjut kali ini saya akan membahas megenai Security Jaringan. Saya mengambil tema mengenai pelaku kejahatan pada sistem jaringan komputer dalam dunia maya atau bisa disebut dengan Cyber terorist.

PENDAHULUAN

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai Cyber terorist, saya akan mengulas sedikit mengenai salah satu jenis pelaku cyber terorist yakni hackers dan crackers. Para hackers dan crackers juga dapat disebut dengan cyber terrorist, karena seringkali kegiatan yang mereka lakukan di dunia maya (Internet) dapat menteror serta menimbulkan kerugian yang besar terhadap korban yang menjadi targetnya, mirip seperti layaknya aksi terorisme. Keduanya mengeksploitasi dunia maya (internet) untuk kepentingannya masing-masing. Mungkin perbedaan tipis antara cyber terrorist dan hackers hanyalah pada motivasi dan tujuannya saja, dimana motivasi dari para cyber terrorist adalah untuk kepentingan politik kelompok tertentu dengan tujuan memperlihatkan eksistensinya di panggung politik dunia. Sementara motivasi para hackers atau crackers adalah untuk memperlihatkan eksistensinya atau adu kepintaran untuk menunjukan superiotasnya di dunia maya dengan tujuan kepuasan tersendiri atau demi uang.

CYBER TERRORIST DALAM SISTIM JARINGAN KOMPUTER

Berdasarkan hasil riset dan survey serta berbagai laporan tentang kejahatan komputer yang terjadi dewasa ini, diketahui bahwa saat ini tidak ada satupun jaringan komputer yang dapat diasumsikan 100% persen aman dari serangan virus komputer, spam, email bom dan sebagainya dari para hackers dan cyber terrorist. Seorang hacker atau cyber terrorist yang sudah berpengalaman dapat dengan mudah melakukan ‘breaks-in’ atau memasuki sistim jaringan komputer yang menjadi targetnya. Tidak perduli apakah didalam jaringan tersebut sudah mempunyai sistem pengamannya atau belum. Hal tersebut diperparah lagi dengan kenyataan bahwa banyak sekali situs-situs bawah tanah (underground sites) dalam Internet yang menawarkan informasi serta pengetahuan tentang bagaimana menembus sebuah sistim jaringan komputer (penetrated) sekaligus mengelabui sistem pengamanannya (security compromised). Informasi-informasi tersebut tersedia dalam bentuk kumpulan program, dokumentasi atau utiliti. Sehingga semakin memudahkan para cyber terrorist untuk melaksanakan niatnya terhadap target yang telah ditentukannya. Dengan memanfaatkan sistim informasi yang tersedia tersebut para cyberterrorist dapat menyampaikan pesannya (messages) ke seluruh dunia dengan cepat.

METODE / CARA KERJA CYBER TERORIST

Beberapa metode atau cara kerja yang sering digunakan para hackers antara lain:

  • Spoofing, yaitu sebuah bentuk kegiatan pemalsuan dimana seorang hacker atau cyber terrorist memalsukan (to masquerade) identitas seorang user hingga dia berhasil secara ilegal logon atau login kedalam satu jaringan komputer seolah-olah seperti user yang asli.
  • Scanner, merupakan sebuah program yang secara otomatis akan mendeteksi kelemahan (security weaknesses) sebuah komputer di jaringan komputer lokal (local host) ataupun jaringan komputer dengan lokasi berjauhan (remote host). Sehingga dengan menggunakan program ini maka seorang hacker yang mungkin secara phisik berada di Inggris dapat dengan mudah menemukan security weaknesses pada sebuah server di Amerika atau dibelahan dunia lainnya.
  • Sniffer, adalah kata lain dari Network Analyser yang berfungsi sebagai alat untuk memonitor jaringan komputer. Alat ini dapat dioperasikan hampir pada seluruh tipe protokol komunikasi data, seperti: Ethernet, TCP/IP, IPX dan lainnya.
  • Password Cracker, adalah sebuah program yang dapat membuka enkripsi sebuah password atau sebaliknya malah dapat mematikan sistim pengamanan password itu sendiri.
  • Destructive Devices, merupakan sekumpulan program-program virus yang dibuat khusus untuk melakukan penghancuran data-data, diantaranya Trojan horse, Worms, Email Bombs, Nukes dan lainnya.

SISTEM PENGAMANAN TERHADAP JARINGAN KOMPUTER

Setelah kita ketahui bersama bahwa semakin merajalelanya kejahatan di dunia maya baik yang dilakukan oleh para hacker ataupun crackers. Maka kita memerlukan suatu sistem pengamanan terhadap jaringan komputer. Alasannya adalah karena pada dasarnya kita semua menginginkan privasi, keamanan dan perasaan aman dalam hidup, termasuk dalam penggunaan jaringan komputer dan Internet. Kita mengharapkan hasil pekerjaan kita aman dan jauh dari kemungkinan dicuri, di copy atau dihapus. Kita juga menginginkan keamanan pada waktu saling berkirim email (electronic mail) tanpa khawatir ada pihak yang tidak bertanggung jawab (malicious users) membaca, merubah atau menghapus isi berita email tersebut. Ada beberapa langkah dapat digunakan untuk memproteksi atau meningkatkan kemampuan proteksi sistim jaringan komputer, antara lain :

  • merumuskan dan membuat sebuah kebijakan tentang sistim pengamanan yang handal (comprehensive security policy) serta menjelaskan kepada para pengguna tentang hak dan kewajiban mereka dalam menggunakan sistim jaringan komputer.
  • Langkah selanjutnya, melakukan konsultasi dengan para pakar pengamanan sistim komputer untuk mendapatkan masukan yang professional tentang bagaimana meningkatkan kemampuan sistim pengamanan jaringan computer yang dimiliki. Melakukan instalasi versi terbaru dari Software atau utility juga dapat membantu memecahkan permasalahan pengamanan jaringan komputer. Selain itu, mempekerjakan seorang sistim administrator jaringan yang telah berpengalaman akan dapat mengelola secara professional dan aman sistim jaringan computer tersebut.
  • Kemudian selalu menggunakan mekanisme sistim otentifikasi terbaru dalam jaringan (advanced authentication mechanism) dan selalu gunakan teknik enkripsi dalam setiap melakukan transfer data atau komunikasi data.
  • Yang tidak kalah pentingnya adalah menginstalasi sistim Firewall pada jaringan komputer untuk melindungi proxy server dari ancaman para cyber terrorist.

PERALATAN PENANGKAL CYBER TERRORISM

Network Manager atau System Administrator tentu memerlukan berbagai peralatan (tools) untuk membantu mengamankan jaringan komputernya. Beberapa tools bahkan memang dibuat khusus dalam rangka melakukan testing sistim jaringan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan dari sebuah sistim jaringan komputer.  Tools tersebut antara lain:

  • SATAN (Security Administrator’s Tool for Analysing Network), peralatan yang dibutuhkan untuk melakukan analisa sistim jaringan komputer secara menyeluruh sehingga performance sekaligus titik kelemahan dari jaringan komputer tersebut dapat diketahui.
  • TCP Wrapper untuk memonitor jaringan komputer (trafficking) terutama dalam hal lalu lintas paket data dalam jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP (internet protocol) sehingga paket data yang lewat dapat dipantau dengan baik.
  • Crack untuk melakukan password security testing dimana manfaatnya untuk mengetahui kelemahan dari password para pengguna, karena tidak semua pengguna tahu cara membuat password yang aman. Bahkan ada yang tidak menggunakannya sama sekali.
  • Firewall, adalah sebuah sistim proteksi untuk melaksanakan pengawasan lalu lintas paket data yang menuju atau meninggalkan sebuah jaringan komputer. Sehingga paket data yang telah diperiksa dapat diterima atau ditolak bahkan dimodifikasi terlebih dahulu sebelum memasuki atau meninggalkan jaringan tersebut.

KESIMPULAN

Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa Security Jaringan Komputer perlu untuk ditingkatkan lagi keamanannya agar para pelaku Kejahatan Komputer atau Cyber Terorist tidak bisa berbuat seenaknya terhadap sitem Jaringan Komputer karena dapat merugikan orang lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s