Ulasan/Rangkuman Tentang Soft Computing In Intelligent Multi-Modal Systems

Posted: May 8, 2010 in SOFTSKILL
Tags: , , ,

Berikut ini adalah ulasan atau kesimpulan terhadap Artikel tentang ”Soft Computing In Intelligent Multi-Modal Systems” :

Artikel ini membahas mengenai intelligent multi-modal interface untuk sistem manajemen tenaga kerja yang besar yang disebut smart work manager (SWM). Secara umum,  smart work manager (SWM) memiliki karakteristik untuk dapat memproses pidato, teks, gambar wajah, pandangan informasi dan simulasi gerakan dengan menggunakan mouse sebagai modalitas input, dan output adalah dalam bentuk pidato, teks atau grafis.  Komponen utama dari sistem ini adalah :

–         sebuah reasoner,

–         sistem pidato,

–         sistem visi,

–         sebuah integrasi platform dan

–         aplikasi interface.

Arsitektur keseluruhan sistem akan dijelaskan bersama dengan platform integrasi dan komponen sistem yang meliputi jaringan saraf non-intrusive berbasis sistem pelacakan. Fuzzy dan teknik probabilistik telah digunakan dalam reasoner untuk membangun hubungan temporal dan interaksi belajar urutan.

Soft computing adalah cara alami yang memiliki fleksibilitas dengan manusia untuk berkomunikasi, meminta informasi, menggambarkan peristiwa atau melakukan tindakan.

Sistem multi-modal adalah salah satu yang menggunakan berbagai modus komunikasi antara manusia dan komputer baik dalam kombinasi atau isolasi. Biasanya penelitian telah dipusatkan pada peningkatan perangkat standar seperti keyboard dan mouse, dengan yang non-standar seperti pidato.

Sistem multi-modal Intelligent didefinisikan sebagai sistem yang menggabungkan, dengan alasan dan belajar dari informasi berasal dari berbagai modus komunikasi antara manusia dan komputer.

Alasan utama untuk menggunakan multi-modalitas dalam sebuah sistem adalah untuk menyediakan set kaya saluran melalui pengguna dan komputer yang dapat berkomunikasi. Teknologi yang diperlukan untuk sistem tersebut adalah :

  • AI dan Soft Computing untuk representasi dan penalaran
  • Pengguna interface untuk saluran komunikasi yang efektif antara pengguna dan sistem.

Dalam artikel tersebut membahas tentang pembangunan sistem multi-modal intelligence disebut sebagai SWM untuk penjadwalan tenaga kerja skala besar. Dengan arsitektur sebagai berikut :

Untuk sistem multi-modal harus juga disebut cerdas, harus mampu berpikir dalam suatu domain tertentu mengotomatisasi tugas-tugas manusia, memfasilitasi manusia untuk lebih kompleks dari sebelumnya atau menunjukkan perilaku yang dapat dicirikan sebagai cerdas oleh pengguna melakukan tugas sistem.

Mengingat persyaratan untuk sistem multi-modal cerdas, menjadi jelas bahwa sistem tersebut, secara umum, sulit untuk dikembangkan. Oleh karena itu diperlukan suatu teknik untuk mendobrak fungsionalitas yang diperlukan ke dalam beberapa sub-sistem yang lebih mudah untuk mengembangkan atau yang sudah ada solusi perangkat lunak. Persyaratan lain untuk sistem tersebut yaitu konkurensi, mekanisme komunikasi dan distribusi proses di dalam jaringan.

Ada lima modul dalam yang Reasoner: penalaran temporal fuzzy, permintaan pra-pengolahan, pengecekan kendala, memecahkan ambiguitas (WIZARD) dan pos-pengolahan. Wizard adalah jantung dari Reasoner dan modul yang menyelesaikan ambiguitas. Ambiguitas dalam aplikasi ini mengambil bentuk

dilindungi kata-kata seperti ini atau itu, dan mereka mengacu pada objek bahwa pengguna atau telah berbicara tentang, menunjuk atau melihat.

Kesulitan umum yang harus kita hadapi untuk membangun sistem pandangan pelacakan adalah sebagai berikut :

  1. Data tidak tepat, atau kepala mungkin panci dan miring sehingga gambar mata banyak (relatif terhadap kamera viewing) sesuai dengan co-koordinat yang sama pada layar.
  2. Noisy gambar, terutama karena perubahan pencahayaan. Hal ini khas dalam rencana membuka kantor yang tidak terkendali lingkungan.
  3. Mungkin jauh mengatur foto besar, untuk mempelajari variasi gambar dan membuat sistem generalisasi yang lebih baik.
  4. Keakuratan dan kecepatan kompromi, untuk waktu-nyata menjalankan sistem perhitungan, yang lebih rumit intensif algoritma harus memberikan cara untuk algoritma sederhana.

Jadi, kesimpulan yang dapat diambil dalam makalah ini menunjukkan bahwa bagaimana fleksibilitas tersebut dapat dieksploitasi dalam konteks cerdas multi-modal antarmuka. Teknik komputasi Soft telah digunakan pada antarmuka untuk penalaran temporal, perkiraan permintaan pencocokan, urutan tindakan belajar dan tatapan pelacakan. Penting untuk dicatat bahwa perhitungan lunak telah digunakan dalam bersama dengan sistem lain yang berbasis AI melakukan penjadwalan dinamis, pemrograman logika, pengenalan suara, dan pemahaman bahasa alami. Sehingga komputasi lunak dalam kombinasi dengan teknik AI lain dapat membuat kontribusi yang signifikan untuk komputasi manusia yang berpusat dalam hal waktu pembangunan, ketahanan, biaya, dan keandalan.

Sumber : DOWNLOAD DISINI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s